Berpikiran Negatif Nggak Menguntungkan

Berdasarkan beberapa penelitian ilmiah disimpulkan berpikir negatif ngasih dampak buruk yang lebih besar dibandingkan dengan dampka positifnya.
Dampak itu adalah :

1. Melemahkan sistem kekebalan tubuh.

2. Menyebabkan seseorang tertekan dan kehilangan banyak energi.

3. Mengakibatkan seseorang nggak mampu lagi berbuat sesuatu untuk menciptakan prestasi maupun kebahagiaan.

Kisah cinta sepasang muda-mudi berikut menjelaskan gimana pikiran yang negatif menyebabkan kisah asmara itu kandas begitu saja.

Tragedi itu bermula ketika pemuda tadi berjuang ke medan perang. Pada saat menghadapi peperangan, kaki kanannya putus terkena bom. Dia merasa nggak pantas punya gadis pujaan hati karena udah cacat.
Terpaksa dia minta bantuan temananya buat ngasih tahu kekasihnya itu kalo dia udah gugur di medan peperangan. Setelah kejadian itu. Ampe suatu hari dia mendengar kalo mantan kekasihnya akan segera menikah.

Pemuda itu ngerasa senang campur sedih. Di satu sisi dia senang kekasih hatinya udah menemukan penggantinya, tetapi dia sedih karena kekasihnya akan segera menjadi milik orang lain. Pemuda tadi ingin melihat manatan kekasihnya tersenyum bahagia. Dia sengaja datang pada acara pernikahan wanita itu secara diam-diam.

Tetapi dia sangat terkejut ketika ngelihat calon suami kekasihnya itu. Pria itu adalah teman seperjuangan yang terputus kedua kakinya akibat perang. Pemuda itu sangat menyesal kenapa dulu dia berpikir negatif dan terburu-buru memutuskan mengundurkan diri karena kakinya terputus satu. Mengapa dia nggak menemui kekasihnya terlebih dahulu dan menanyakan secara langsung? Tetapi semua sudah terlambat, pemikiran negatif Cuma meninggalkan penyesalan.

Kisah tadi menegaskan kalo kita seharusnya memikirkan kemungkinan terbaik terlebih dahulu, sebelum memirkan kemungkinan terburuk. Sebab apa yang terjadi di depan nanti mungkin jauh lebih baik dari apa yang kita pikirkan. So.. kenapa kita menyimpan pikiran negatif itu karena hal itu bener-bener merugikan kita. Karena itu budayakan berpikir positif dalam hidup kita. Kemampuan berpikir positif terbentuk oleh kebiasaan-kebiasaan yang positif pula.

Berikut ini merupakan tips mengkondisikan agar setiap saat berpikir positif :

1. Mengurangi informasi negatif.
Mungkin kita cenderung lebih sering mendengar berita tentang tragedi maupun tindak kejahatan, penindasan, penyelewengan dan lain sebagainya. Tetapi berita tentang keharmonisan, kepedulian, kejujuran, dan cinta kasih seringkali luput dari perhatian. Maka mulai saat ini kurang informasi luput dari perhatian. Maka mulai saat ini kurangi inforamsi tenanta hal-hal yang negatif. Ada baiknya kita berusaha bergaul halnya dengan orang-orang yang secara pasti memberikan masukan positif terhadap cara berpikir. Bian Tracy mengatakan, “ Bergaulah dengan orang yang tepat. Bekerjasamalah dengan orang yang positif, yang berorientasi kepada hasil, mereka yang membangkitkan semangat dan menginspirasikan banyak hal kepadamu.” Dengan demikian, lambat laun cara berpikir kita akan lebih positif.

2. Memfokuskan diri hanya kepada hal-hal yang positif.
Sekali lagi belajaralh bersyukur atas segala keadaan yang terjadi dalam hidup kita. Klao kita mengembangkan gaya hidup besyukur, kita bakal selalu melihat segala sesuatu dengan positif.

3. Menerima kejadian apa adanya dan menghilangkan negatif atau trauma.
Klo trauma itu benar-benar sulit dihilangkan, bukan berarti itu merupakan tanda-tanda kelemahan kita. Trauma itu Cuma akan menjadi penjara dalam hidup kita. Penjara itu lama kelamaan membatasi ruang gerak dan potensi kita. So.. ketimbang berkubang dalam rasa traumatik, lebih baik kita mengampini sendiri dan orang-orang yang sudah menyebabkan trauma itu.

Kata Zig Ziglar,
“It’s not the situation, but wheather we react (negative) or respond (positive) to the situation that’s important”.
“Bukan persoalan situasinya yang tidak tepat, yang terpenting adalah bagaimana kita mereaksi atau merespon situasi tersebut.”

Mulailah berpikir positif hari ini dan lihatlah kita akan menikmati kejadian-kejadian yang menyenangkan sepanjang waktu.

GOD BLESS YOU ALL

Nb: dikutip dari Majalah Renungan Harian Pemuda Remaja “ Future Generation”